|
Written by Edwin
|
|
Thursday, 30 April 2009 15:06 |
|
Dominasi tim Inggris di Liga Champions pada satu dekade ini cukup mumpuni. Dua atau tiga tim menembus partai semifinal adalah hal yang biasa. Bahkan all England Final terjadi di musim lalu. Kini Barcelona yang mengemban tugas untuk mematahkan dominasi tersebut.
Manchester United sebagai juara bertahan, Chelsea sebagai finalis tahun lalu, dan Arsenal mewakili Inggris. Barcelona sendirian bertarung menghadapi ketiganya. Di semifinal, Barca wajib menyudahi Chelsea. Bila sukses, maka Barca akan bersua pemenang laga antara Manchester United melawan Arsenal.
Sejak format Piala Champions diubah menjadi Liga Champions, pada musim 1992/1993, tercatat ada empat kali semifinal yang mempertemukan tiga tim dari satu negara, menghadapi satu tim dari negara lain.
Pada musim 2006/2007, AC Milan sempat terkepung barikade tim Premier League. Namun, Milan sukses mematahkan dominasi tersebut. Manchester United yang membantai AS Roma 7-1 di semifinal, takluk di tangan Rossoneri.
Sementara di final, Milan membungkus kemenangan 2-1 atas Liverpool. Dua gol yang dicetak striker oportunis, Filippo Inzaghi membuat Milan mengangkat trofi untuk ketujuh kalinya. Itu sekaligus membalas kekalahan menyakitkan dari The Red di musim 2005.
Kini, mampukah Barcelona mengikuti jejak Milan, dengan mengalahkan Chelsea terlebih dulu, sebelum menang di partai final?
|
|
Last Updated on Thursday, 30 April 2009 15:06 |